Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Keprihatinan atas Kondisi Bangsa

Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Keprihatinan atas Kondisi Bangsa

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Belajarnet, Jakarta – Civitas Akademika Universitas Paramadina menyampaikan pernyataan keprihatinan mendalam atas kondisi kebangsaan yang belakangan ini ditandai dengan krisis moral, etika publik, dan melemahnya sendi-sendi negara hukum serta demokrasi.

Mereka menilai demonstrasi yang terjadi pada 25, 28, dan 29 Agustus 2025 merupakan bentuk aspirasi rakyat yang seharusnya dihormati dan diperlakukan sebagai suara anak bangsa.

“Sudah selayaknyalah dijaga dan diperlakukan sebagai anak bangsa yang sedang mengadukan nasibnya,” tegas pernyataan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Paramadina, Handi Risza, menyoroti kemerosotan moralitas pejabat publik yang tampak dalam penyalahgunaan wewenang, gaya hidup elitis, dan absennya akuntabilitas.

“Jabatan publik seharusnya dimaknai sebagai amanah luhur, bukan sarana memperkaya diri dan memperluas jaringan kekuasaan. Ketika moralitas terdegradasi, kepercayaan rakyat pun tergerus,” ungkap Handi.

Pipip A. Rifa'i Hasan
Pipip A. Rifa’i Hasan

Selain itu, Direktur Eksekutif Paramadina Institute for Ethics and Civilization (PIEC), Pipip A. Rifa’i Hasan, menilai praktik politik dewasa ini semakin terjebak dalam transaksi kepentingan jangka pendek. Menurutnya, politik telah kehilangan etika karena koalisi dibangun sekadar berbasis pembagian kursi dan akses sumber daya.

“Politik yang kehilangan etika pada akhirnya hanya memperkuat oligarki, melemahkan demokrasi, dan mematikan partisipasi rakyat,” ujar Pipip.

Civitas Akademika Paramadina juga menyoroti hukum yang kehilangan wibawa akibat tebang pilih dalam penegakannya, serta dampak sosial-kultural dari keteladanan buruk elite. Mereka menilai hal ini menimbulkan demoralisasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Krisis moral pejabat publik berimplikasi langsung pada merosotnya kewibawaan hukum. Hukum kerap diperlakukan sebagai instrumen kekuasaan, bukan keadilan,” lanjut pernyataan tersebut.

Di sisi lain, ketimpangan ekonomi yang semakin nyata turut memperparah kondisi bangsa. Distribusi kekayaan dinilai timpang karena pembangunan lebih berpihak pada kalangan tertentu. Akibatnya, akses pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja menjadi semakin terbatas bagi masyarakat luas.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Anom Berharap Koperasi Merah Putih di Pemalang Mulai Pelajari Proses Bisnis

    Bupati Anom Berharap Koperasi Merah Putih di Pemalang Mulai Pelajari Proses Bisnis

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Semarang – Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Pemalang diharapkan mulai mempelajari proses bisnisnya. Harapan tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai mengikuti Rapat Konsolidasi Satgas Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (28/8/2025). Bupati memastikan akan mengumpulkan dan memberikan pengarahan kepada pengurus koperasi merah putih yang ada di Kabupaten […]

  • Cara Membuat Video dari File PPT di Leptop

    Cara Membuat Video dari File PPT di Leptop

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet – Cara membuat video dari file yang berbentuk ppt menggunakan leptop tanpa aplikasi lain. Pertam kita siapkan file yang berextensi ppt atau slide. Kedua buka file ppt yang akan dijadikan video menggunakan Microsoft Power Point. Ketiga pilih menu file lalu pilih export, akan muncul beberapa menu, selanjutnya pilih ‘Creat Video’. Keempat pada menu “Creat […]

  • Universitas Paramadina Kampus Cikarang Gelar Festival Ramadhan

    Universitas Paramadina Kampus Cikarang Gelar Festival Ramadhan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Universitas Paramadina Kampus Cikarang sukses menyelenggarakan Paramadina Festival Ramadhan (PFR) 2026 yang berlangsung meriah di AOS District 1 Meikarta

  • Gita Wirjawan Paparkan Kunci Transformasi Asia Tenggara, Dari Literasi hingga Energi

    Gita Wirjawan Paparkan Kunci Transformasi Asia Tenggara, Dari Literasi hingga Energi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, Jakarta – Universitas Paramadina menggelar Forum Meet the Leaders dengan menghadirkan Gita Wirjawan sebagai narasumber, dipandu oleh Wijayanto Samirin sebagai host program. Meet The Leaders ke-6 mengangkat tema “What It Takes: Southeast Asia from Periphery to Core of Global Consciousness” yang menyoroti tantangan sekaligus peluang Asia Tenggara dalam menempatkan diri sebagai pusat kesadaran global […]

  • Pagelaran Wayang Dapat Perkuat Tali Silaturahmi dan Melestarikan Budaya Lokal

    Pagelaran Wayang Dapat Perkuat Tali Silaturahmi dan Melestarikan Budaya Lokal

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Pemalang – Selain dapat memperkuat tali silaturahmi antarwarga, pagelaran wayang juga dapat membangkitkan kembali semangat untuk melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas dan kekayaan bangsa kita. Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes saat menghadiri pagelaran wayang golek di Halaman Balai Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading, Sabtu (06/09/2025). Setelah proses serah terima wayang, Wabup berharap, […]

  • Besaran Dana PIP Tingkat SD hingga SMA dan Cara Lengkap Cek Status

    Besaran Dana PIP Tingkat SD hingga SMA dan Cara Lengkap Cek Status

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)dalam termin II periode untuk Mei-September, termasuk bulan Agustus ini untuk pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) 2025, yang sebelumnya Termin I: Februari-April 2025 (fokus siswa kelas akhir dan penerima DTKS), Termin II: Mei-September 2025 (pencairan lanjutan termasuk Agustus), dan untuk Termin III: Oktober-Desember […]

expand_less