Selasa, 26 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Head Line » Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Belajarnet, JAKARTA – Universitas Paramadina harus tetap menjaga intelektualisme kecendekiawanan, bisa diterima oleh semua kalangan, idealisme itulah yang sudah ditanamkan oleh Nurcholish Madjid (Cak Nur) sejak awal berdirinya Paramadina. Hari ini, idealisme itu telah memiliki rumah sendiri setelah berpuluh-puluh tahun berpindah-pindah. Hal itu disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI ke- 10 dan 12 sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Paramadina, dalam acara peresmian Kampus Universitas Paramadina di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu 27 Agustus 2025.

Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, mulai dari kalangan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Ahmad Ganis, Abdul Latief; Pengurus YWP, Hendro Martowardojo, Silmy Kariem hingga Wijayanto Samirin. Hadir juga mantan Rektor Paramadina Anies Baswedan; Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J. Rachbini; dan Istri Cak Nur Ibu Omi Komariah Madjid serta Ratna Indraswari (Nana), istri mendiang Rektor Paramadina Prof. Firmanzah.

Gedung Universitas Paramadina tersebut berdiri di atas lahan seluas 22.000 m2, mengusung konsep Green Campus atau kampus di dalam taman yang hijau, dengan konsep bangunan modern dan tropis-minimalis. Kampus yang berdaya tampung 10.000 mahasiswa ini memiliki 3 gedung utama, yaitu Gedung Nurcholish Madjid (8 lantai), Gedung TP. Rachmat (3 lantai), dan Gedung H.M. Jusuf Kalla (3 lantai).

Dalam sambutan yang disampaikan lewat video (daring) Menteri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto mengucapkan selamat kepada Universitas Paramadina atas berdirinya kampus baru ini. Peresmian ini menjadi momentum bersejarah yang menandai komitmen kuat Universitas Paramadina dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan bagi kebutuhan bangsa. “Semoga kampus ini menjadi pusat lahirnya pemikiran kritis, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan masyarakat,” katanya.

Turut hadir para donor dan dermawan yang selama ini banyak membantu pembangunan kampus, Victor Hartono (Presdir Djarum Group); Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group); Aminuddin yang mewakili TP. Rachmat (Triputra Group); Patrick Walujo (CEO GO-TO); Saleh Husin (Managing Director Sinar Mas Group) dan mitra Paramadina, mulai dari lembaga internasional (KAS-Jerman), universitas negeri dan swasta, sekolah-sekolah yang ada dikawasan Jakarta Timur.

Omi Komaria Madjid menceritakan kilas balik pendirian Universitas yang dimulai dari Nol, dalam percakapan Cak Nur dengan sahabatnya Utomo Danandjaya “Tom yang penting kita punya niat, itu sudah setengah perjalanan. Kita harus ikut serta secara aktif dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui insitusi ini kita menumbuhkan paham keislaman yang terbuka dan modern yang menopang perwujudan cita-cita nasional Indonesia yang adil, terbuka dan demokratis”

Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J Rachbini, juga menyampaikan pesan yang menyentuh. “Hari ini adalah hari yang membahagiakan, dan gedung ini merupakah hasil sebuah perjuangan yang panjang. Peresmian ini bermakna silaturrahim, ucapan terimakasih untuk semua donor”.

Ketua YWP Hendro Martowardojo juga menyampikan perasaan suka citanya. “Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga terwujud Kampus Universitas Paramadina. Tiga puluh tahun saya belajar dari caknur, yang intinya ada tiga, yaitu: keislaman, keindonesiaan dan kemoderanan. Kampus ini menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Universitas Paramadina yang pertama kali mewajibkan kuliah anti-korupsi.”

Dalam testimoni yang disampaikan oleh Anies Baswedan mewakili Tokoh Paramadina, “Regenerasi sedang terjadi, Cak Nur sebagai generasi awal telah membuka jalan, jadi pemantik diskusi gagasan besar tentang keislaman, keindonesiaan dan kemodernan, kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang membangun institusi pendidikan formal yang bernama Universitas Paramadina, yang akan menghasilkan generasi baru yang memilki kemampuan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrpreunership) dan nilai (ethics).

Salah satu donor, Victor Hartono (Djarum Group) menyampaikan bahwa, “Kami merasa berkewajiban untuk membantu Universitas Paramadina, karena komitmen yang diperlihatkan selama ini di bidang pendidikan. Kami meyakini pendidikanlah yang akan membawa kemajuan bangsa kita ini”. Kontribusi Djarum Group dalam membantu Paramadina dimulai semenjak pendiri Djarum Budi Hartono hingga turun ke anaknya Victor Hartono.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa

    TNI Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, Jakarta – Kepala Pusat Pembinaan Mental TNI (Kapusbintal TNI) Brigjen TNI Tornado mengikuti Shalat Subuh berjamaah yang dirangkaikan dengan Doa Bersama untuk keselamatan bangsa di Masjid Jenderal Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Minggu (31/8/2025). Kegiatan ini diikuti para prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI yang hadir dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. […]

  • Akibat Aturan Kaku, 6 Pemudik Bogor Terlantar di Rest Area Pekalongan

    Akibat Aturan Kaku, 6 Pemudik Bogor Terlantar di Rest Area Pekalongan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sebanyak enam pemudik asal Bogor tujuan Randudongkal terlantar di Rest Area 338A Pekalongan, Rabu (18/03/2026) malam, setelah terlibat silang pendapat dengan sopir bus mudik gratis.

  • Mahasiswa KKN Undip di Pemalang Diminta Bantu Realisasikan Program Bupati di Desa-desa

    Mahasiswa KKN Undip di Pemalang Diminta Bantu Realisasikan Program Bupati di Desa-desa

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Semarang – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meminta mahasiswa Undip yang rencananya akan melakukan uliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pemalang dapat membantu mengimplementasikan program-program bupati di desa. Hal tersebut ia sampaikan usai menghadiri Karya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun Akademik 2024/2025 di Gedung Muladi Dome Undip Jl. Prof. Soedarto, […]

  • Festival Slumpring, Bupati Kagumi Antusiasme Warga Cibuyur Warungpring

    Festival Slumpring, Bupati Kagumi Antusiasme Warga Cibuyur Warungpring

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Pemalang – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengungkapkan rasa kagum dan harunya kala menyaksikan ribuan warga Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring yang antusias mengikuti Kirab Budaya Slumpring di Lapangan desanya. Ungkapan tersebut disampaikan saat dirinya beserta Ketua Dekranasda Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie mengikuti kirab bersama-sama dengan warga Cibuyur. Sabtu (30/8/2025). Bukan hanya sekedar kagum, Bupati […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi: Mahasiswa Polines Masa Depan Investasi Jawa Tengah

    Gubernur Ahmad Luthfi: Mahasiswa Polines Masa Depan Investasi Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, SEMARANG – Sebanyak 2.800 mahasiswa baru Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengikuti Latihan Dasar Kedisiplinan yang digelar di Lapangan Hijau Polines, Rabu, 27 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memberikan keynote speech wawasan kebangsaan Gen-Z. Ahmad Luthfi mengatakan, mahasiswa Polines merupakan tulang punggung dan masa depan investasi di Jawa Tengah. […]

  • Tak Sekadar Seremonial, Pemalang Targetkan Pengurangan Sampah Lewat Gerakan Biopori

    Tak Sekadar Seremonial, Pemalang Targetkan Pengurangan Sampah Lewat Gerakan Biopori

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Bupati Anom Widiyantoro mengajak warga melihat sampah sebagai tanggung jawab pribadi yang dimulai dari lingkungan rumah tangga, RT, hingga RW.

expand_less