Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Gubernur Ahmad Luthfi Buka Raimuna Daerah XIII Jateng, Perkuat Ketahanan Bangsa dengan Kolaborasi Lintas Sektor

Gubernur Ahmad Luthfi Buka Raimuna Daerah XIII Jateng, Perkuat Ketahanan Bangsa dengan Kolaborasi Lintas Sektor

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Belajarnet, Semarang – Ribuan Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh Jawa Tengah memadati Bumi Perkemahan Candra Birawa, Gunungpati, Kota Semarang, Senin, 25 Agustus 2025. Mereka mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 sekaligus pembukaan Raimuna Daerah (Raida) XIII Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka, Ahmad Luthfi, hadir sebagai pembina upacara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan bangsa.

“Tema tahun ini adalah kolaborasi membangun ketahanan bangsa. Pramuka tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus bergerak bersama pemerintah, masyarakat, maupun swasta,” kata Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

Raimuna XIII Jateng tahun ini diikuti 1.200 peserta dari 35 Kwartir Cabang se-Jateng. Mereka merupakan representasi generasi muda yang kreatif dan penuh semangat.

Kegiatan Raimuna mengusung sejumlah fokus, mulai dari pengembangan keterampilan abad 21, kewirausahaan dan ekonomi kreatif, advokasi dan aksi sosial, hingga pelestarian budaya dan sejarah.

Ahmad Luthfi berharap semangat Hari Pramuka ke-64 dan Raimuna XIII mampu menjadi energi positif bagi generasi muda Jawa Tengah.

“Pegang teguh Trisatya dan Dasadarma. Jadikan itu pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kalian adalah agen perubahan yang akan membawa Jawa Tengah makin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Ketua Kwarda Jateng, S Budi Prayitno, mengatakan, selain Raimuna, juga digelar berbagai kegiatan dalam rangka Hari Pramuka ke-64. Mulai dari apel ulang janji, bakti sosial, donor darah serentak, hingga lomba Pramuka Garuda.

“Dengan slogan ‘Ngopeni Ngelakoni Jateng’, kami ingin Pramuka Jawa Tengah hadir nyata melalui aksi sosial, penanggulangan bencana, dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kwartir Nasional juga memberikan sejumlah tanda penghargaan kepada tokoh, pembina, dan peserta didik berprestasi. Beberapa yang menerima antara lain Lencana Melati, Dharma Bakti, Karya Bhakti, hingga Teladan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendemo Bakar Kantin dan 3 Mobil Warga, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

    Pendemo Bakar Kantin dan 3 Mobil Warga, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Semarang – Aksi anarkis yang dilakukan pendemo di Kantor Pemprov Jawa Tengah pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, disesalkan. Tak hanya melempari gedung dan mobil dengan batu dan kembang api, massa membakar 3 mobil warga serta kantin. Sebelumnya, sejak siang massa berdemo di depan Mapolda Jateng. Di sepanjang Jalan Pahlawan massa terus berdemo, kemudian […]

  • Mahasiswa KKN Undip di Pemalang Diminta Bantu Realisasikan Program Bupati di Desa-desa

    Mahasiswa KKN Undip di Pemalang Diminta Bantu Realisasikan Program Bupati di Desa-desa

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Belajarnet
    • 0Komentar

    Belajarnet, Semarang – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meminta mahasiswa Undip yang rencananya akan melakukan uliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pemalang dapat membantu mengimplementasikan program-program bupati di desa. Hal tersebut ia sampaikan usai menghadiri Karya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun Akademik 2024/2025 di Gedung Muladi Dome Undip Jl. Prof. Soedarto, […]

  • Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

    Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, JAKARTA – Universitas Paramadina harus tetap menjaga intelektualisme kecendekiawanan, bisa diterima oleh semua kalangan, idealisme itulah yang sudah ditanamkan oleh Nurcholish Madjid (Cak Nur) sejak awal berdirinya Paramadina. Hari ini, idealisme itu telah memiliki rumah sendiri setelah berpuluh-puluh tahun berpindah-pindah. Hal itu disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI ke- 10 dan 12 […]

  • Tak Sekadar Seremonial, Pemalang Targetkan Pengurangan Sampah Lewat Gerakan Biopori

    Tak Sekadar Seremonial, Pemalang Targetkan Pengurangan Sampah Lewat Gerakan Biopori

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Bupati Anom Widiyantoro mengajak warga melihat sampah sebagai tanggung jawab pribadi yang dimulai dari lingkungan rumah tangga, RT, hingga RW.

  • Telaga Warna Icon Wisata Unggulan Dieng, Wonosobo

    Telaga Warna Icon Wisata Unggulan Dieng, Wonosobo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, Wonosobo – Telaga Warna adalah salah satu tujuan atau destinasi wisata yang harus kalian kunjungi di dataran tinggi Dieng, Kabupaten wonosobo, Jawa Tengah. Mengapa harus Telaga Warana, ada apa saja yang bisa dinikmati oleh para pengunjung di tempat wisata ini? Detinasi wisata ini memiliki nama unik yakni Telaga Warna karena keunikan fenomena yang dihasilkan […]

  • Wagub Jateng Minta Pembukaan MTQ Nasional di Semarang 2026 Tunjukan Kearifan Lokal Jawa Tengah

    Wagub Jateng Minta Pembukaan MTQ Nasional di Semarang 2026 Tunjukan Kearifan Lokal Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    BelajarNet – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasiolan XXXI, pada 11 – 20 September 2026. Berbagai kesiapan sudah dimatangkan, agar MTQ berjalan sukses dan lancar. Pembukaan acara bernuansa Islami, namun juga diminta untuk menonjolkan kearifan lokal Jawa Tengah. Serta melibatkan seniman dan budaya yang berasal dari unsur […]

expand_less