Senin, 13 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Head Line » Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Belajarnet, JAKARTA – Universitas Paramadina harus tetap menjaga intelektualisme kecendekiawanan, bisa diterima oleh semua kalangan, idealisme itulah yang sudah ditanamkan oleh Nurcholish Madjid (Cak Nur) sejak awal berdirinya Paramadina. Hari ini, idealisme itu telah memiliki rumah sendiri setelah berpuluh-puluh tahun berpindah-pindah. Hal itu disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI ke- 10 dan 12 sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Paramadina, dalam acara peresmian Kampus Universitas Paramadina di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu 27 Agustus 2025.

Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, mulai dari kalangan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Ahmad Ganis, Abdul Latief; Pengurus YWP, Hendro Martowardojo, Silmy Kariem hingga Wijayanto Samirin. Hadir juga mantan Rektor Paramadina Anies Baswedan; Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J. Rachbini; dan Istri Cak Nur Ibu Omi Komariah Madjid serta Ratna Indraswari (Nana), istri mendiang Rektor Paramadina Prof. Firmanzah.

Gedung Universitas Paramadina tersebut berdiri di atas lahan seluas 22.000 m2, mengusung konsep Green Campus atau kampus di dalam taman yang hijau, dengan konsep bangunan modern dan tropis-minimalis. Kampus yang berdaya tampung 10.000 mahasiswa ini memiliki 3 gedung utama, yaitu Gedung Nurcholish Madjid (8 lantai), Gedung TP. Rachmat (3 lantai), dan Gedung H.M. Jusuf Kalla (3 lantai).

Dalam sambutan yang disampaikan lewat video (daring) Menteri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto mengucapkan selamat kepada Universitas Paramadina atas berdirinya kampus baru ini. Peresmian ini menjadi momentum bersejarah yang menandai komitmen kuat Universitas Paramadina dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan bagi kebutuhan bangsa. “Semoga kampus ini menjadi pusat lahirnya pemikiran kritis, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan masyarakat,” katanya.

Turut hadir para donor dan dermawan yang selama ini banyak membantu pembangunan kampus, Victor Hartono (Presdir Djarum Group); Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group); Aminuddin yang mewakili TP. Rachmat (Triputra Group); Patrick Walujo (CEO GO-TO); Saleh Husin (Managing Director Sinar Mas Group) dan mitra Paramadina, mulai dari lembaga internasional (KAS-Jerman), universitas negeri dan swasta, sekolah-sekolah yang ada dikawasan Jakarta Timur.

Omi Komaria Madjid menceritakan kilas balik pendirian Universitas yang dimulai dari Nol, dalam percakapan Cak Nur dengan sahabatnya Utomo Danandjaya “Tom yang penting kita punya niat, itu sudah setengah perjalanan. Kita harus ikut serta secara aktif dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui insitusi ini kita menumbuhkan paham keislaman yang terbuka dan modern yang menopang perwujudan cita-cita nasional Indonesia yang adil, terbuka dan demokratis”

Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J Rachbini, juga menyampaikan pesan yang menyentuh. “Hari ini adalah hari yang membahagiakan, dan gedung ini merupakah hasil sebuah perjuangan yang panjang. Peresmian ini bermakna silaturrahim, ucapan terimakasih untuk semua donor”.

Ketua YWP Hendro Martowardojo juga menyampikan perasaan suka citanya. “Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga terwujud Kampus Universitas Paramadina. Tiga puluh tahun saya belajar dari caknur, yang intinya ada tiga, yaitu: keislaman, keindonesiaan dan kemoderanan. Kampus ini menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Universitas Paramadina yang pertama kali mewajibkan kuliah anti-korupsi.”

Dalam testimoni yang disampaikan oleh Anies Baswedan mewakili Tokoh Paramadina, “Regenerasi sedang terjadi, Cak Nur sebagai generasi awal telah membuka jalan, jadi pemantik diskusi gagasan besar tentang keislaman, keindonesiaan dan kemodernan, kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang membangun institusi pendidikan formal yang bernama Universitas Paramadina, yang akan menghasilkan generasi baru yang memilki kemampuan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrpreunership) dan nilai (ethics).

Salah satu donor, Victor Hartono (Djarum Group) menyampaikan bahwa, “Kami merasa berkewajiban untuk membantu Universitas Paramadina, karena komitmen yang diperlihatkan selama ini di bidang pendidikan. Kami meyakini pendidikanlah yang akan membawa kemajuan bangsa kita ini”. Kontribusi Djarum Group dalam membantu Paramadina dimulai semenjak pendiri Djarum Budi Hartono hingga turun ke anaknya Victor Hartono.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jateng Minta Pembukaan MTQ Nasional di Semarang 2026 Tunjukan Kearifan Lokal Jawa Tengah

    Wagub Jateng Minta Pembukaan MTQ Nasional di Semarang 2026 Tunjukan Kearifan Lokal Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    BelajarNet – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasiolan XXXI, pada 11 – 20 September 2026. Berbagai kesiapan sudah dimatangkan, agar MTQ berjalan sukses dan lancar. Pembukaan acara bernuansa Islami, namun juga diminta untuk menonjolkan kearifan lokal Jawa Tengah. Serta melibatkan seniman dan budaya yang berasal dari unsur […]

  • Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Puncak Super Garuda Shield di Baturaja

    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Puncak Super Garuda Shield di Baturaja

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Belajarnet, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung pelaksanaan Latihan Puncak Super Garuda Shield (SGS) 2025 yang digelar di Menara Tinjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (3/9/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperlihatkan kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI bersama tentara negara […]

  • Bagaimana Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik? Ini Penjelasannya

    Bagaimana Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    BelajarNet – Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan, seseorang yang melakukan perjalanan jauh atau safar, termasuk saat mudik, diperbolehkan tidak menjalankan ibadah puasa. Namun, ada adab yang perlu dijaga selama bulan Ramadan. Arsad mengingatkan pentingnya menghormati orang lain yang tetap menjalankan puasa. “Sebisa mungkin tidak makan dan […]

  • Kajian Ramadan CV AMM PCPM Bumiayu Brebes Jadi Ruang Penguatan Kolaborasi Amal Usaha Muhammadiyah

    Kajian Ramadan CV AMM PCPM Bumiayu Brebes Jadi Ruang Penguatan Kolaborasi Amal Usaha Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum yang penuh makna bagi CV Anak Muda Mandiri untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas jaringan kolaborasi bisnis dan dakwahnya.

  • Akibat Aturan Kaku, 6 Pemudik Bogor Terlantar di Rest Area Pekalongan

    Akibat Aturan Kaku, 6 Pemudik Bogor Terlantar di Rest Area Pekalongan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sebanyak enam pemudik asal Bogor tujuan Randudongkal terlantar di Rest Area 338A Pekalongan, Rabu (18/03/2026) malam, setelah terlibat silang pendapat dengan sopir bus mudik gratis.

  • Keutamaan Membaca Al-Quran dalam Kehidupan Sehari-hari

    Keutamaan Membaca Al-Quran dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Membaca Al-Quran adalah ibadah yang sangat mulia dan memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim. Al-Quran bukan sekadar kitab suci, melainkan petunjuk hidup (Hudan) yang menuntun kita menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Beberapa Keutamaan Membaca Al-Quran Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda: Setiap huruf yang dibaca bernilai sepuluh kebaikan. Memberi Syafaat di Hari Kiamat: Al-Quran akan datang […]

expand_less