Hal yang sama juga disampaikan oleh Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group) “Bagi Astra Group, akan selalu berkomitmen untuk membantu dalam empat hal, antara lain: membangun sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan dan UMKM. Kami melihat Universitas Paramadina menunjukkan komitmen yang tinggi untuk membangun dunia pendidikan kita. Kami menunggu waktu hampir 12 tahun dalam membantu pembangunan kampus Paramadina.”
Surat yang ditulis oleh TP. Rachmat yang dibacakan oleh Aminuddin (Tripatra) juga mengungkapkan rasa bangganya melihat perkembangan kampus Paramadina saat ini. “Membangun Universitas Paramadina sebagai sarana efektif dan penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya menaruh harapan besar terhadap Universitas Paramadina yang mengabdi pada bangsa dan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dalam dunia pendidikan.”
Gedung kampus kebanggaan tersebut, terwujud berkat dukungan dari berbagai pihak seperti Djarum Foundation, Bank Central Asia, Astra International, United Tractors, Adaro Energy, Triputra Agro Persada, Polytron, Sinar Mas, Indika Energy, Northstar Pacific, Blibli.com, Tiket.com, dan Harum Energy. Juga berkat kebaikan dan keihlasan hati para sahabat Paramadina: H.M. Jusuf Kalla, Budi Hartono, TP. Rachmat, Gandi Sulistiyanto, Haji Isam dan almarhum Benny Subianto.
Hal yang menarik dari acara hari ini adalah auditorium yang dipakai dalam acara peresmian ini diberi nama Aula Firmanzah, yang merupakan rektor Universitas Parmadina yang meninggal dalam usia yang sangat muda. Hadir dalam acara tersebut Istri almarhum Ibu Nana, Ibu mertua dan anak semata wayangnya. Pemberian nama Firmanzah sebagai bentuk penghargaan Universitas Paramadina terhadap Prof. Firmanzah yang sangat berdedikasi dalam memajukan Paramadina.
Begitu pula nama Gedung Perpustakaan diberi nama Perpustakaan Utomo Dananjaya (Mas Tom), Mas Tom sahabat dekat Cak Nur dalam berjuang dan membangun Universitas Paramadina. Atas dedikasi dan perjuangan Mas Tom, maka Universitas Paramadina mendedikasikan nama Perpustakaan Utomo Dananjaya.*